Mikrokontroller Intel 8051



 Nama : Ary Boby Siregar

 Nim   :181401117

 Kom   :C

 Prodi  :Ilmu Komputer USU


 Mikrokontroller Intel 8051


    Mikrokontroller adalah sebuah benda yang berfungsi sebagai pengontrol elektronik dan dapat menyimpan sebuah instruksi-insttruksi atau program didalamnya. Pada dasarnya Mikrokontroller terdiri dari CPU(Central Processing Unit), Memori, I/O tertentu yang sudah terintegrasi didalamnya.


    Intel mengeluarkan sebuah mikrokontroller yang bernama Intel 8051 yang dikembangkan pada tahun 1980 yang digunakan untuk dalam produk benam.Intel 8051 adalah mikrokontroller yang sangat populer dan telah digunakan lebih dari 100 alat dari 20 produsen independen seperti Atmel dan sebagainya.

                                         


    Prinsip kerja mikrokontroler adalah sebagai berikut :


a. Berdasarkan nilai yang berada pada register Program Counter,
mikrokontroler mengambil data pada ROM dengan alamat yang tertera pada register Program Counter. Selanjutnya isi dari register Program Counter ditambah dengan satu (increment) secara otomatis. Data yang diambil pada ROM merupakan urutan nstruksi program yang telah dibuat dan diisikan sebelumnya oleh pengguna.


b. Instruksi yang diambil tersebut kemudian diolah dan dijalankan oleh
mikrokontroler. Proses pengerjaan bergantung pada jenis instruksi, dapat
membaca, mengubah nilai-nilai pada register, RAM, Isi Port, atau melakukan
pembacaan dan dilanjutkan dengan pengubahan data.


c. Program Counter telah berubah nilainya. Selanjutnya yang dilakukan
mikrokontroler adalah mengulang kembali siklus ini pada langkah pertama
dan demikian seterusnya hingga catudaya dimatikan.


    Contohnya pada :


a. Pengendali Motor dengan Remote Sony
Fungsi aplikasi adalah mengatur arah putaran motor DC dengan
menggunakan remote control Sony. Menggunakan Small System
AT892051.


b. Sensor Warna TCS230

TCS230 adalah konverter warna cahaya ke frekuensi. Ada dua komponen
utama pembentuk IC ini, yaitu photodioda dan pengkonversi arus ke
frekuensi.


c. Jam Digital dengan Bahasa C
Modul DST-51 sebagai central pemroses, LCD Hitachi digunakan untuk
menampilkan data waktu yang berupa detik, menit, jam, hari, tanggal,
bulan dan tahun. Modul RTC-1287 sebagai sumber data waktu yang akan
ditampilkan, dan Key-44 sebagai input untuk menset waktu.

  Keunggulan menggunakan mikrokontroller adalah
  • Harga yang ekonomis
  • Sistem yang jauh lebih kompak dan ringkas
  • Tingkat keamanan dan akurasi yang baik
  • Kemudahan dalam penggunaannya
  Fungsi dari pinnya adalah
XTAL1, adalah kaki masukan ke rangkaian oscilator internal. Sebuah oscillator kristal atau                     sumber oscilator luar dapat digunakan.

XTAL2, adalah kaki keluaran dari rangkaian oscilator internal. Pin ini dipakai bila menggunakan
oscilator kristal. 

RST, Reset input.. Memberikan sinyal HIGH pada pin ini paling tidak selama 2 siklus mesin
(sekitar 2 s untuk prosesor yang menggunakan kristal 12 MHz) akan me-reset mikrokontroler.
Semua pin I/O akan high ketika reset diberi kondisi high 

ALE / PROGSinyal HIGH diberikan oleh pin ini atau ALE (Addres Latch Enable) ketika prosesor
mengakses kode program (fetch cycle) dari memory eksternal. Pin ini disediakan karena 8 dari 16
pin Address dipakai bergantian dengan 8 pin Data. Pin ini disambungkan dengan sebuah Latch
atau Buffer yang menahan sinyal address. Pada operasi normal ALE dikelurkan secara konstan
pada 1/6 frekuensi oscillator dan dapat dipakai untuk timing atau clocking eksternal. Sedangkan
PROG atau kondisi LOW yang diberikan terhadap pin ini diterapkan pada saat pengisian kode
program ke dalam ROM internal.

PSENProgram Strobe Enable merupakan sinyal pengontrol yang membolehkan program memori
eksternal masuk ke dalam bus selama proses pemberian / pengambilan instruksi (fetching). Pin ini
biasanya dihubungkan dengan OE (output enable) pada Chip ROM eksternal.

EA / VPP, Pin EA ini harus dihubungkan ke ground jika kode program diletakkan pada memory
eksternal. Sebaliknya harus disambunkan ke Vcc jika kode program diletakkan pada ROM internal.
AT89C51 memiliki memory internal, yaitu 128 byte RAM dan 4kbytes ROM, sehingga untuk
menyimpan program yang ukurannya tidak melebihi 4kbyte tidak diperlukan lagi ROM eksternal.
Dari 32-pin saluran I/O yang tersedia, 24 di antaranya digunakan untuk I/O paralel dan 8-bit
sisanya berfungsi ganda, yaitu sebagai I/O paralel sekaligus untuk sinyal kontrol yaitu pin P3.0
sampai P3.7. Sinyal control tersebut adalah WR, RD, T0, T1, INT0, INT1 dan 2-bit saluran
Input/Output serial yaitu RXD dan TXD.

Port 0
Port 0 (nol) terdapat pada pin 32 s/d pin 39. Port 0 adalah port paralel 8-bit dua arah yang belum
dilengkapi dengan rangkaian pull-up internal, yaitu rangkaian untuk mempertahankan harga
tegangan pada saat kondisi HIGH maupun LOW. Output dari port 0 dapat mensuplai arus ke 8
buah pin TTL. Meskipun demikian, karena pin pada port 0 tidak dilengkapi dengan internal pull
up, biasanya pin-pin pada port ini digunakan sebagai pin input. Selain untuk paralel port, pin-pin
pada port 0 juga dapat digunakan untuk pin address maupun pin data ketika prosesor menggunakan
memory atau I/O eksternal.

Port 1
Port 1 terdapat pada pin 1 s/d pin 8. Port 1 adalah port paralel 8-bit dua arah yang telah dilengkapi
dengan internal pull-up. Setiap pin pada port 1 dapat mensuplai arus ke 4 buah pin TTL. Seluruh
pin dapat digunakan sebagai input maupun output.

Port 2
Port 2 terdapat pada pin 21 s/d pin 28. Port 2 adalah paralel port dua arah yang dilengkapi dengan
rangkaian pull-up. Output dari port 2 dapat mensuplai arus ke 4 buah pin TTL. Selain sebagai
paralel port. Port 2 juga dapat digunakan sebagai pin address (lihat gambar 2.2.). Untuk fungsi ini
port 2 mengunakan internal pull-up yang kuat.


Port 3
Port 3 terletak pada pin 10 s/d 17. Port 3 adalah port paralel dua arah yang dilengkapi dengan
rangkaian pull-up. Output dari port 3 dapat mensuplai arus ke 4 pin TTLSelain itu port 3 juga
memiliki fungsi lain yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini : 

Vcc(Pin40)
pin Vcc terhubung ke power supply +5V. arus power supply yang diperkirakan 8031/8051 adalah 125mA. dan rata rata efisiensinya adalah 1W

Vss (Pin 20)
Vss merupakan ground. Semua voltase dispesifikasikan berhubungan dengan pin ini

reference
1.http://www.elektronika-elektronika.blogspot.com.
2. http://www.innovativeelectronics.com.
3. http://www.eepis-its.edu.
4. http://www.sttn-batan.ac.id.






Comments